Terpujilah Tuhan…. akhirnya aku sudah menikah, ya menikah… sesuatu yang dulu menjadi inspirasiku dalam perjalanan ini…hemm..rasanya sudah lama kenangan indah itu tersimpan…
Kisah sebelum acara pernikahan.
Hari kamis 08 April 2010, rencananya udah mau santai dan rileks, tapi karena masih ada beberapa hal yang belum siap hingga membuat saya sangat sibuk. Setelah mempersiapkan buku tamu, editing susunan acara, dan transportasi ke gedung sekitar jam 7 malamnya kita gladi resik.
Tiba di gedung, ternyata Bapak Pendeta & ibu serta tim musik sudah menunggu lebih dari 1 jam.. Wah..rasanya gak enak juga….huufff. Tapi gimana lagi, ya sudah kita pun masuk, sambil merapikan beberapa peralatan di gedung.
Lalu obrolan berjalan, sambil pengarahan kepada panitia untuk acara besok. Dan kami pun latihan, waduh…latihannya itu lho… serasa berjalan seperti di atas catwalk dan senyum tiga jari…wedew…
Nah, ini yang bikin lucu, aneh, bingung… Waktu pertama kali kita mau meeting sama penata riasnya sih biasa aja, tapi begitu melihatnya…Alamak… beneran bukan sih penata rias??!!, klo kata aku lebih mirip jadi bagian peralatan, cueekkk bangettt…klo aku gambarkan : agak sedikit kurus, rambut panjang keriting (digelung), berkumis, ada jambangnya juga, pake celana jeans dan kaos pendek
Nah..lho..kita semua yang baru ketemu, termasuk MC nya kaget banget pas liat penata riasnya, ternyata bukan perempuan..tapi yah..begitulah…kira2 pasti sudah bisa menyimpulkan kalian juga ^^
Jam 21.00 latihan selesai, badan pegel2 juga ternyata..dan kita pun pulang rumah
Hari jumat 09 april 2010,
Jam 13.00 kami pun sudah persiapan untuk menjemput Pengantin perempuan…
Jam 04.30 Pencatatan sipil…
Jam 15.00 Ibadah pemberkatan nikah dimulai. Hm…. rasanya sangat kusyuk & sakral, amin….saat paling mengharukan ketika bersimpuh di kaki kedua orang tua memohon restu dan berterima kasih sekaligus minta ampun atas kesalahan kepada orang tua selama ini… air matapun tak terbendung, sampai make upnya sedikit belepotan, hehehe
Jam 17.30 Setelah pemberkatan nikah di Gereja langsung menuju ke gedung untuk acara resepsi.
Jam 18.00 Ganti kostum adat, upacara adat , pemotongan kue pengantin,
Jam 18.30 Acara resepsi, banyak undangan yang hadir sampai pegel banget nih badan, terutama kaki,
Jam 21.00 Resepsi pun selesai, dan langsung deh ganti kostum… nah dikamar kan banyak banget melati, hm…… wangi melatinya masih terasa di hidung loh…
Hikmah :
1. Persiapan materi (harta) bukanlah hal yang utama dalam sebuah pernikahan
2. Sesibuk apapun kita jangan lupakan untuk ibadah
3. Mencari pasangan yang sesuai dengan visi dan misi Alkitab
4. Pilihlah hiburan yang santun sesuai dengan iman kita
6. Jangan jadikan/biarkan cinta merubah prinsip hidup yang telah kita yakini
7. Pernikahan adalah janji, maka hati2lah dalam melangkah dan menjalaninya, karena perjanjiannya bukan kepada manusia tapi kepada Tuhan
8. Jangan hanya menerima dan mencintai calon suami/istri kita, tapi menerima kekurangan keluarga masing2 pun wajib kita lakukan
9. Siapkan mental karena kalian yang belum menikah pasti akan ditanya “Kapan kamu menikah?” ~_~
Yah, intinya aku sudah tahu ini jalan terbaik yang Tuhan berikan kepadaku, kini aku tahu siapa pendamping dan soulmateku…hiks…hiks… Doakan aku semoga langgeng hingga kakek nenek, coz.. apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia… amin… !!!
Ah… sudahlah mungkin aku tak tahu lagi apa yang harus ku ucap, air mata ini sudah terlalu banyak terurai… Thanks my God…
Syalom…. GBU All…. !!
4 Komentar
Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal









Selamat ya untuk pernikahannya. Apapun cita-cita anda, akan saya amini demi kebahagiaan anda berdua.
Amin…. Thanks ya bro !!
selamat ya atas pernikahaanya n selamat berbhgia, pak mau tanya teroris dikaltim bagaimana adandak ancamannya kira2
Terima kasih buat ucapannya, btw klo potensi ancaman teroris di kaltim saya rasa sama aja di tempat lain, karena disini banyak objek vital. disamping itu sel-sel terorisme masih aktif dan sangat berpotensi menjadi ancaman di kemudian hari.